10 Negara dengan Populasi Tertinggi di Dunia

Sabtu, 29 Juni 2013

1. China (1,345,751,000)
Cina, atau People's Republic of China, adalah negara dengan populasi terbesar di dunia. Jika penduduk daerah otonom khusus Hong Kong dan Makau juga diperhitungkan, penduduk Cina bisa lebih tinggi. Juga akan lebih tinggi kalau bukan karena peraturan keluarga dengan satu anak yang telah dilakukan sejak tahun 1979, dengan tujuan khusus membatasi populasi. Hal ini memiliki pengaruh yang cukup besar, dan telah diperkirakan oleh pemerintah Cina bahwa kebijakan ini telah mencegah lebih dari 250 juta kelahiran tambahan pada periode 1980-2000 jadi pada saat ini dapat diasumsikan bahwa kebijakan tersebut memiliki dampak yang lebih besar penduduk dan Cina akan berputar pada angka 1,5 miliar.

2. India (1,198,003,000)
India adalah salah satu dari hanya dua negara di dunia dengan penduduk lebih dari 1 miliar. Terletak di Asia selatan, berbatasan dengan enam negara lainnya - Pakistan, Cina, Nepal, Bhutan, Burma dan Bangladesh. Populasi India beragam, dengan berbagai agama besar. Hindu adalah agama dominan dengan lebih dari 80% dari populasi penganutnya, sejumlah besar orang mengikuti agama-agama lain karena besarnya jumlah penduduk negeri. Hal ini kadang-kadang menimbulkan perselisihan antar masyarakat. Penduduk India terus tumbuh, bersama dengan ekonomi dan banyak orang memprediksikannya menjadi negara adidaya masa depan. Dengan jumlah penduduk hampir 1,2 miliar, India adalah negara demokrasi terbesar di dunia dan negara dengan penduduk terbesar kedua di dunia.

Pertumbuhan Penduduk dan Ketahanan Pangan

Manusia sebagai mahluk hidup selalu berinteraksi dengan lingkungannya. Interkasi tersebut akan terganggu apabila daya dukung yang tersedia bagi manusia sudah mencapai ambang batas, hal ini akan mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan ekologi dikarenakan jumlah penduduk yang telah melebihi kapasitas sehingga menyebabkan terjadinya dampak lingkungan dan dampak sosial bagi manusia itu sendiri.
Dampak lingkungan yang akan dialami apabila terjadinya ledakan penduduk adalah makin berkurangnya lahan produksi pertanian atau dengan kata lain terkonversinya lahan pertanian yang ada menjadi permukiman penduduk sehingga menurunnya produksi pangan. Selain itu, masalah lain yang dapat ditimbulkan adalah akan makin banyaknya pemukiman kumuh (smelter) dikarenakan oleh berkurangnya daya dukung lahan yang digunakan untuk pemukiman, hal ini juga akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius karena kurang layaknya lingkungan dan sanitasi yang ada. Efek lain yang akan ditimbulkan yakni meningkatnya biaya pembangunan kesehatan yang harus dikeluarkan untuk menanggulangi masalah tersebut.

Tren Penduduk Indonesia di Awal Millenium III

Perkembangan kondisi penduduk Indonesia mulai tahun 1970 sampai saat memasuki millenium III telah diungkapkan berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 1971 sampai dengan 2000 serta sumber lain yang relevan. Dalam aspek kuantitas disajikan perkembangan jumlah, pertumbuhan, persebaran, kepadatan serta kependudukan dipantau dari waktu ke waktu. Perkembangan kualitas dan dinamika kependudukan dipantau taraf ekonomi, migrasi, pendidikan, agama, dan suku bangsa, angkatan kerja, mortalitas, perkawinan dan fertilitas, termasuk penduduk miskin dan pengungsi. Untuk tahun 200 atau awal millenium III dipelajari implikasi dari kondisi sasaran yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan.

Pertumbuhan penduduk di Indonesia

    • Pertumbuhan Penduduk dan Tingkat Pendidikan
    • Bertambahnya populasi manusia juga harus diikuti oleh kualitas pendidikan yang berkualitas karena tanpa adanya pendidikan maka tidak akan diikuti oleh berkembangnya perekonomian. Pendidikan itu sendiri harus berkualitas karena sangat mempengaruhi masa depan suatu bangsa oleh karena itu pendidikan sangat penting sekali.Sangat ironis jika bertambahnya penduduk tidak diikuti oleh kualitas pendidikan karena tanpa pendidikan tidak ada cita-cita yang tercapai dan banyak sekali kebodohan dan kemiskinan. Oleh karena itu Pemerintah harus memperhatikan kualitas Pendidikan.

Perkembangan Dunia Pendidikan Negara Indonesia saat ini

1.      Perkembangan Dunia Pendidikan Negara Indonesia saat ini
Perkembangan pendidikan di Indonesia tidak luput dari adanya sistem kurikulum yang dibentuk pemerintah Indonesia.kurikulum kerap berubah setiap ada pergantian Menteri Pendidikan, sehingga mutu pendidikan Indonesia hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap. Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, dan 2006.Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaanya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya.

Pengikut

Terjemahan

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

RSS

histans

Rihans

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...